Rumus Cepat Matematika (Aljabar) Menjadi Idaman
Anak-anak sangat menyukai matematika. Mereka minta terus dikasih soal. Saya sendiri heran, mengapa mereka begitu semangat?
“Lagi Pak. Kasih soal lagi Pak!” anak-anak menantang saya.
“306 x 303 = …” saya keluarkan soal.
“Sembilan…dua tujuh…delapan belas!” jawab mereka ramai-ramai.
“Maksudnya berapa?”
“92718”
“Betul!”
Anak-anak yang terdiri dari kelas 3 sampai kelas 5 SD itu senang menemukan cara berhitung cepat perkalian ratusan kali ratusan. Bagi mereka itu adalah rumus cepat matematika yang diidam-idamkan.
Anak-anak SMA yang menjelang UN, SPMB, dan UMPTN 2008 juga tidak kalah semangat. Jika mereka memperoleh rumus matematika cepat untuk UN, SPMB, dan UMPTN maka matanya langsung berbinar-binar. Wajahnya berseri-seri.
Saya sering mengatakan kepada mereka,
”Maukah kalian dapat soal bonus?”
”Apa itu soal bonus?”
”Soal UN, SPMB, atau UMPTN yang selalu dapat kamu selesaikan dengan mudah.”
”Ya maulah…”
”Limit.”
Limit kan sangat abstrak dan sulit? Bagaimana bisa dikatakan sebagai bonus? Itulah intinya. Limit adalah ide fundamental dalam kalkulus. Karena limit sangat kaya akan variasi dan abstrak bagi orang awam, maka limit hanya diperkenalkan bagian dasar saja untuk anak tingkat SMA. Jadi limit tingkat SMA tentu yang mudah-mudah saja. Limit adalah bonus.
Sekedar contoh rumus cepat untuk limit. Kadang orang menyebut rumus cepat sebagai trik cepat, fastest solution, king of fastest, atau rumus sesat. Boleh-boleh saja.
Soal berikut ini sangat mudah. Sudah pernah diujikan untuk tes masuk ITB sejak tahun 70-an. Tetapi entah mengapa, soal limit tipe ini tetap sering diujikan sampai sekarang. Benar-benar bonus untuk kita.
Untuk limit x menuju 0 hitunglah
(tg5x)/(sin3x) = …
Bagi orang awam jawabannya sangat mudah yaitu 5/3.
Apakah Anda yakin itu jawaban yang benar?
Banyak anak-anak karena ragu, karena dirasa terlalu mudah, malah tidak mau menjawab dengan 5/3.
Mari kita diskusikan!
Untuk membahasnya kita perlu ke dasar-dasar limit trigonometri. Sudah banyak dibuktikan dalam buku-buku bahwa untuk limit x menuju 0 berlaku:
(sinx)/x = 1;
(tgx)/x = 1;
Biasanya anak-anak harus hafal rumus di atas. Bagi saya rumus ini adalah rumus cepat limit. Tetapi rumus ini beruntung. Ia tidak pernah disebut sebagai rumus sesat. Ia mendapat gelar kehormatan sebagai rumus dasar limit trigonometri.
Dengan rumus dasar limit trigonometri ini kita akan memecahkan
(tg5x)/(sin3x) =
[(tg5x)(5x/5x)]/[(sin3x)(3x/3x)] =
[(tga)(a/a)]/[(sinb)(b/b)]
dengan a = 5x dan b = 3x;
gunakan rumus dasar trigonometri:
[1.a]/[1.b] =
[5x]/[3x] =
= 5/3 (Selesai)
Kita peroleh jawaban 5/3 sesuai tebakan awal kita.
Apakah kita selalu boleh melakukan tebakan semacam itu?
Boleh.
Tebakan ini sah. Kita mendasarkan pada rumus dasar limit trigonometri dengan menambah satu langkah implikasi.
Karena (sinx)/x = 1 maka (sinx) = x;
karena (tgx)/x = 1 maka (tgx) = x.
Jadi rumus dasar trigonometri yang kita hafal adalah
sinx = x;
tgx = x.
Dengan sedikit mengubah cara pandang ini akan membawa keberuntungan besar pada UN, SPMB, UMPTN 2008. Siswa-siswa SMA, mestinya tidak asing dengan cara pandang ini. Kita telah memakai cara pandang ini ketika menghitung interferensi gelombang Young dalam fenomena fisika.
Jadi bila kita terapkan ke soal di atas:
(tg5x)/(sin3x) = 5x/3x = 5/3 (Selesai).
Rumus cepat di atas akan semakin bernilai bila bentuk soalnya semakin rumit seperti
(2x + tg3x)/(x + sin7x) =…
(2x + 3x)/(x + 7x) = 5/8 (Selesai).
Rumus cepat matematika bukan hal baru. Dalam sejarah matematika tercatat bahwa masyarakat memang mengidolakan rumus-rumus cepat matematika. Saat itu rumus-rumus cepat tidak dipandang sebagai rumus sesat. Pun yang menguasai rumus-rumus cepat adalah para ahli matematika itu sendiri.
Pada tahun 1535 Tartagtila mengikuti pertandingan berhitung cepat. Ia melawan murid dari seorang profesor matematika ternama. Tartagtila tidak begitu dikenal di dunia matematika waktu itu. Ia mempelajari matematika nyaris secara mandiri. Tetapi Tartagtila memiliki keistimewaan: ia memiliki rumus cepat untuk memecahkan persamaan polinom pangkat 3.
Aturan pertandingan itu sederhana. Masing-masing peserta menuliskan 30 soal matematika. Kemudian soal itu diserahkan kepada lawan untuk diselesaikan. Siapa saja yang mampu menyelesaikan soal lebih awal dan benar maka ia sebagai pemenang.
Setelah 2 jam pertandingan berlangsung. Tartagtila berhasil menyelesaikan seluruh 30 soal yang dihadapinya. Sedangkan lawannya belum mampu menyelesaikan soal satu pun. Tartagtila mampu menyelesaikannya karena menggunakan rumus cepat. Sedangkan lawannya tidak memiliki rumus cepat.
Tartagtila meraih berbagai kehormatan setelah pertandingan itu.
Rumus cepat adalah terhormat.
Bagaimana jika terjadi komersialisasi rumus cepat? Saya tidak tahu jawabannya.
O iya, saya jadi ingat dengan berhitung cepat yang paling awal tadi bagaimana caranya?
Bagaimana seorang anak kecil dapat menghitung 306 x 303 luar kepala?
Caranya mudah!
Bagi anak SMP sudah mengenal bahwa
(x+2)(x+3)=
x.x + (2x+3x) + 2.3 =
Mirip dengan itu caranya:
306 x 303 =
9 (dari 3×3)
27 (dari 6×3 + 3×3)
18 (dari 6×3)
Kita peroleh jawaban 92718.
Contoh lain
207 x 304 = …
6 (dari 2×3)
29 (dari 7×3 + 2×4)
28 (dari 7×4)
Kita peroleh 62928.
Bagaimana pendapat Anda?
Salam hangat….
(agus Nggermanto; pendiri APIQ)
APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika. APIQ membuka program kursus matematika kreatif yang mengembangkan kecerdasan anak dengan cara fun, gembira, dan mengasyikkan serta lebih cepat. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning. Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret tidak abstrak seperti aljabar. APIQ mempelajari matematika secara utuh dari aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, dan lain-lain. APIQ menyiapkan program untuk anak usia 4 tahun (TK), SD, SMP, SMA, sampai lulus SMA (preuniversity). APIQ membuka peluang bagi Anda yang berminat membuka cabang franchise. Anda dapat menghubungi APIQ di apiq.wordpress.com atau (022) 2008621 atau 0818 22 0898 atau quantumyes@yahoo.com . APIQ berasal dari kata Aritmetika Plus Inteligensi Quantum.
“Lagi Pak. Kasih soal lagi Pak!” anak-anak menantang saya.
“306 x 303 = …” saya keluarkan soal.
“Sembilan…dua tujuh…delapan belas!” jawab mereka ramai-ramai.
“Maksudnya berapa?”
“92718”
“Betul!”
Anak-anak yang terdiri dari kelas 3 sampai kelas 5 SD itu senang menemukan cara berhitung cepat perkalian ratusan kali ratusan. Bagi mereka itu adalah rumus cepat matematika yang diidam-idamkan.
Anak-anak SMA yang menjelang UN, SPMB, dan UMPTN 2008 juga tidak kalah semangat. Jika mereka memperoleh rumus matematika cepat untuk UN, SPMB, dan UMPTN maka matanya langsung berbinar-binar. Wajahnya berseri-seri.
Saya sering mengatakan kepada mereka,
”Maukah kalian dapat soal bonus?”
”Apa itu soal bonus?”
”Soal UN, SPMB, atau UMPTN yang selalu dapat kamu selesaikan dengan mudah.”
”Ya maulah…”
”Limit.”
Limit kan sangat abstrak dan sulit? Bagaimana bisa dikatakan sebagai bonus? Itulah intinya. Limit adalah ide fundamental dalam kalkulus. Karena limit sangat kaya akan variasi dan abstrak bagi orang awam, maka limit hanya diperkenalkan bagian dasar saja untuk anak tingkat SMA. Jadi limit tingkat SMA tentu yang mudah-mudah saja. Limit adalah bonus.
Sekedar contoh rumus cepat untuk limit. Kadang orang menyebut rumus cepat sebagai trik cepat, fastest solution, king of fastest, atau rumus sesat. Boleh-boleh saja.
Soal berikut ini sangat mudah. Sudah pernah diujikan untuk tes masuk ITB sejak tahun 70-an. Tetapi entah mengapa, soal limit tipe ini tetap sering diujikan sampai sekarang. Benar-benar bonus untuk kita.
Untuk limit x menuju 0 hitunglah
(tg5x)/(sin3x) = …
Bagi orang awam jawabannya sangat mudah yaitu 5/3.
Apakah Anda yakin itu jawaban yang benar?
Banyak anak-anak karena ragu, karena dirasa terlalu mudah, malah tidak mau menjawab dengan 5/3.
Mari kita diskusikan!
Untuk membahasnya kita perlu ke dasar-dasar limit trigonometri. Sudah banyak dibuktikan dalam buku-buku bahwa untuk limit x menuju 0 berlaku:
(sinx)/x = 1;
(tgx)/x = 1;
Biasanya anak-anak harus hafal rumus di atas. Bagi saya rumus ini adalah rumus cepat limit. Tetapi rumus ini beruntung. Ia tidak pernah disebut sebagai rumus sesat. Ia mendapat gelar kehormatan sebagai rumus dasar limit trigonometri.
Dengan rumus dasar limit trigonometri ini kita akan memecahkan
(tg5x)/(sin3x) =
[(tg5x)(5x/5x)]/[(sin3x)(3x/3x)] =
[(tga)(a/a)]/[(sinb)(b/b)]
dengan a = 5x dan b = 3x;
gunakan rumus dasar trigonometri:
[1.a]/[1.b] =
[5x]/[3x] =
= 5/3 (Selesai)
Kita peroleh jawaban 5/3 sesuai tebakan awal kita.
Apakah kita selalu boleh melakukan tebakan semacam itu?
Boleh.
Tebakan ini sah. Kita mendasarkan pada rumus dasar limit trigonometri dengan menambah satu langkah implikasi.
Karena (sinx)/x = 1 maka (sinx) = x;
karena (tgx)/x = 1 maka (tgx) = x.
Jadi rumus dasar trigonometri yang kita hafal adalah
sinx = x;
tgx = x.
Dengan sedikit mengubah cara pandang ini akan membawa keberuntungan besar pada UN, SPMB, UMPTN 2008. Siswa-siswa SMA, mestinya tidak asing dengan cara pandang ini. Kita telah memakai cara pandang ini ketika menghitung interferensi gelombang Young dalam fenomena fisika.
Jadi bila kita terapkan ke soal di atas:
(tg5x)/(sin3x) = 5x/3x = 5/3 (Selesai).
Rumus cepat di atas akan semakin bernilai bila bentuk soalnya semakin rumit seperti
(2x + tg3x)/(x + sin7x) =…
(2x + 3x)/(x + 7x) = 5/8 (Selesai).
Rumus cepat matematika bukan hal baru. Dalam sejarah matematika tercatat bahwa masyarakat memang mengidolakan rumus-rumus cepat matematika. Saat itu rumus-rumus cepat tidak dipandang sebagai rumus sesat. Pun yang menguasai rumus-rumus cepat adalah para ahli matematika itu sendiri.
Pada tahun 1535 Tartagtila mengikuti pertandingan berhitung cepat. Ia melawan murid dari seorang profesor matematika ternama. Tartagtila tidak begitu dikenal di dunia matematika waktu itu. Ia mempelajari matematika nyaris secara mandiri. Tetapi Tartagtila memiliki keistimewaan: ia memiliki rumus cepat untuk memecahkan persamaan polinom pangkat 3.
Aturan pertandingan itu sederhana. Masing-masing peserta menuliskan 30 soal matematika. Kemudian soal itu diserahkan kepada lawan untuk diselesaikan. Siapa saja yang mampu menyelesaikan soal lebih awal dan benar maka ia sebagai pemenang.
Setelah 2 jam pertandingan berlangsung. Tartagtila berhasil menyelesaikan seluruh 30 soal yang dihadapinya. Sedangkan lawannya belum mampu menyelesaikan soal satu pun. Tartagtila mampu menyelesaikannya karena menggunakan rumus cepat. Sedangkan lawannya tidak memiliki rumus cepat.
Tartagtila meraih berbagai kehormatan setelah pertandingan itu.
Rumus cepat adalah terhormat.
Bagaimana jika terjadi komersialisasi rumus cepat? Saya tidak tahu jawabannya.
O iya, saya jadi ingat dengan berhitung cepat yang paling awal tadi bagaimana caranya?
Bagaimana seorang anak kecil dapat menghitung 306 x 303 luar kepala?
Caranya mudah!
Bagi anak SMP sudah mengenal bahwa
(x+2)(x+3)=
x.x + (2x+3x) + 2.3 =
Mirip dengan itu caranya:
306 x 303 =
9 (dari 3×3)
27 (dari 6×3 + 3×3)
18 (dari 6×3)
Kita peroleh jawaban 92718.
Contoh lain
207 x 304 = …
6 (dari 2×3)
29 (dari 7×3 + 2×4)
28 (dari 7×4)
Kita peroleh 62928.
Bagaimana pendapat Anda?
Salam hangat….
(agus Nggermanto; pendiri APIQ)
APIQ: Inovasi Pembelajaran Matematika. APIQ membuka program kursus matematika kreatif yang mengembangkan kecerdasan anak dengan cara fun, gembira, dan mengasyikkan serta lebih cepat. APIQ menumbuhkan motivasi belajar anak dengan pendekatan Quantum Learning, Quantum Quotient, dan Experiential Learning. Berbeda dengan pendekatan metode pendidikan atau pembelajaran matematika yang pada umumnya menempatkan aljabar sebagai fundamental, APIQ justru menempatkan aritmetika sebagai fundamental utama matematika. Pendekatan aritmetika menjadikan matematika lebih konkret tidak abstrak seperti aljabar. APIQ mempelajari matematika secara utuh dari aritmetika, aljabar, geometri, statistik, kalkulus, dan lain-lain. APIQ menyiapkan program untuk anak usia 4 tahun (TK), SD, SMP, SMA, sampai lulus SMA (preuniversity). APIQ membuka peluang bagi Anda yang berminat membuka cabang franchise. Anda dapat menghubungi APIQ di apiq.wordpress.com atau (022) 2008621 atau 0818 22 0898 atau quantumyes@yahoo.com . APIQ berasal dari kata Aritmetika Plus Inteligensi Quantum.
This entry was posted in Inovasi Pembelajaran, SPMB, Ujian (UN and tagged anak, kreatif, kursus, matematika, pendidikan, SPMB, UMPTN, UN. Bookmark the permalink.
Jauh lebih bagus pakai latex.
doakan semoga reza lulus UAN amin……
Visi misi APIQ:
Mencerdaskan anak-anak melalui petualangan matematika.
Lebih lengkap akan kami uraikan dalam tulisan berikutnya.
Terimakasih aflah dan reza fauzi
was.wr.wb
Tolong do’akan saya agar dapat nilai Matematika 10.
Itu adalah impian saya
apa jg kita pakai cr yang tadi atw ada cr laen???
klu pakai cr yang td gmn caranya????
Namun, sebagai sesama pemerhati matematika(walaupun bukan pendidikan), alangkah baiknya jika agak sedikit dipisahkan pengertian aritmatika dengan matematika. Karena Matematika tidak hanya untuk berhitung. Sedangkan Aritmatika memang ilmu BERHITUNG
Dan diharapkan pula agar admin bisa merinci penjelasan penurunan rumus.
Kami khawatir siswa tidak mengerti asal-muasal(syarat penggunaan rumus) dan (bisa) asal pakai rumus, sehingga alih2 menjawab dengan benar malah menjawab dengan salah.
seperti ungkapan sin(x)=x. Saya khawatir akan dijadikan rumus identitas, karena hal ini HANYA berlaku untuk x mendekati 0. .selanjutnya, mungkin berlanjut di edisi berikutnya..
terimakasih
teknik d atas dg sdkt modifikasi dpt u mhitung 3 digit x 3 digit tanpa 0 d tengah.
sy akan menulisnya pd postingan berikutnya. trims.
Kalau hanya hafal cara, terampil mengerjakan tanpa dilandasi pemahaman, saya merasa sangat kasihan sama anak-anak.
Kalau begitu terus, matematika serasa sangat kering, tidak bermakna. Matematika akan terus dianggap sebagai sesuatu yang prosedural, algoritmik.
Kita perlu memilih metode paling efektif untuk mengajarkan matematika kepada Anak.
Learning by doing banyak membantu dalam mengajarkan matematika. Beri kesempatan anak kita melakukan sesuatu kemudian bantu mereka untuk memahaminya.
Dengan cara ini belajar matematika menjadi lebih hidup, kreatif, dan menyenangkan.
Trims, mathematicse!
(x+2)(x+3)=
x.x + (2x+3x) + 2.3 =
untuk soal 215 x 312 ??
saya ibu pekerja & ibu rumah tanggan, tapi saya suka matematika
ditunggu jawabannya, terimakasih. Dyah
jangan lupa posting cara yg lebih mudah dipahami oleh anak SD-SMP.
thanks u All.
akh…bentar lg fany maw UAN.rencana’y uda lu2s sma, fany mw msuk stan. uda 3x ikut TO stan, tnyata soal2 mtematka’y tu lbih bnyak logika, trus yg pling pnting adlh kcepatan ngisi’y, jd, fany mw mnta cara2 t’cepat bwt ngitung soal2 logika gtu…
makasi sblumnya…
Gbu
mksh . . .
canggih…..
sukses terus
mau donk minta soal-soal dan cara cepat menjawabnya
matematika mank paling asyik deh wat d’pelajari
apaLagi ada rumus yg prktis gtu……
pzti org yg gak ska Matematika jd ska dch,,?!!!
sukses terus ywh . . . . . . .
Bleh gx qlu soal aljabar.a kluarin lbh bnyk gi…!!!
Pak Hussain dengan teliti memahami kebutuhan cucunya.
Mohon doanya agar kami di APIQ dapat menebarkan matematika kreatif kepada seluruh guru dan siswa. Sehingga matematika menyenangkan dan mengagumkan.
Salam hangat…
Peran guru dalam pendidikan memang sangat penting. Kita membutuhkan banyak guru yang berjiwa guru sejati!
Terima kasih…
moga ilmu ini bermanfaat, supaya cita-citaku terwujud
yaitu menjadi children yang benar-benar smart
ok thanksss
membantu sekali buat aku yg baru duduk di kelas satu smp dan buat aku yang baru belajar aljabar di skull
one more .. thank’s
doain aku ya biar hasil ulangan matematika ku bagus selalu???!!!
oya… doain aku jga biar bisa kepilih ikt lomba matematika
yg pernah bu nana (gru matematika ak di smp) beri tahu…
duh matematika tu bener2 ajib
gak ada yang sekeren mtk deh
dunia w ntu matematika
meskipun w gak terlalu bisa mtk tapi w seneng ma ntu pelajaran soalny banyk banget teka tekinya disitu
duh mudah mudahan w bisa jadi master of mathematika
amien amien dh
beberapa bulan yang lalu, saya melihat di website ini ada buku APIQ (ARITMATIKA QUANTUM).
Bisa gak, saya megetahui pokok bahasan pada tiap bab dari buku itu?
terima kasih…
ak bru SMP ko uda susah bgt ya .
soalnya .
buku cetak.nya di buatin guru.a
per-bab .
Coba bapak selesaikan soal di bawah ini dengan perhitungan cepat!
501 x 207 = …
Apakah hasilnya sesuai dengan hasil sebenarnya???
203
—- x
101906
501
207
—- x
….. ….. ….. ???
Salam hangat….
saya bs tp klu srh menerangkan saya blm bs.Bagaimana solusi yg tepat?!!!!!
Terima Kasih
gak kesampaian mempelajarinya disebabkan suatu alasan yg menyebalkan aku meninggalkan mtk selepas smp sampe skrg q sangat menyesal waktu smanya gak ada wktu tuk memperdalam mtk ada yg bisa membantuku?
Kalo soal :
306+…. =569
306 + …. =569
Ditunggu jawabannya Pak ?
Salam/Thank’s
Untuk info buku APIQ silakan klik:
http://apiqquantum.wordpress.com/buku-karya-tulisku/
Terima kasih….
Makanya Belajar…bisa Karena Biasa dan Sering d Asah serta d Aplikasikan…
Oya mau tanya biar anak mau belajar matemmatika gimana ya,, sodara saya dia tuh susah banget buat belajar matematika. masih kecil baru kelas 2 SD. Sebenarnya gampang, tapi waktu dia bekonsentrasi hanya sebentar. Jadi kalo dia udah gak mau belajar, semua materi yang saya ajarkan ke dia gak masuk. Buat jawab 2 x 4 aja susah banget.
mohon bantuannya. Trimakasih
brapakah P,,..???
tlonng d jwab dong…..!!!!!!!!!!!!
makasi
jwab dong
Dapatkah lebih lengkap datanya?
Dua variabel belum diketahui y dan p.
Hanya satu persamaan diketahui y = 4^9^p
Maka solusinya adalah trivial.
Salam…
milyaran rupiah tanpa perlu bekerja keras!
Menggunakan sistem otomatis yang pasti akan menghantarkan
anda menjadi seorang milyuner!
Mau bergabung juga nih
Kalau perkalian 306 x 303 yang lalu saya sudah mengerti. bagaimana kalau angka di tengah tidak nol, misalnya 324 x 342 = ? . Apakah sama caranya.
Hormat saya.
Sholihin, Balikpapan
banget apa lagi teman saya yang bernama epi sebentar lagi pasti ada komentarnya
1/(2+1/(3+1/(2+1/(3+1/(2+1/(3+…)
gimana ya caranya ??
soal nya sebentar lagi UAS
ckckc
soal itu tidak pernah bisa saya pecahkan
contoh.
23^2 – 21^2=………..? pasti kita bingung iyakan ha……
itusangat simple baget
(23 +21) x (23 -21)
( 44 ) x ( 2)= 88 kalo tidak percaya coba sendiri itu baru bagus dan fun he……… prikitivu….
kaya’nya skrng aq lbh mengerti matematika.
Lumayan buat tmbh2 ilmu di sekolah
Cckckckk
klo 4 tau 5 digit atau lebih?
klo soal ny gini 249 x 149 = ?
klo soal di atas kn msti tngah2 nya 0 !
klo tngh2 ny bkn 0 gmn ?
Tolong Info nya !
donk ^_^
ini yang mau saya tanya dulu sama guru -guru saya di sekolah tapi saya ga berani takut saya malah di ketawain sama teman – teman
ini soalnya ka
kenapa sich
1 + 1 =2 kenapa ini ga satu
1 x 1 =1 kenapa ini ga dua
tx ka,maaf bukannya saya mau ngetes tapi ingin tahu kenapa hasilnya itu
GBu
tetap menggunakan runus cepat yang dipakai tadi,,apakah hasilnya sesuai dengan hasil sebenarnya,,,?????????
salam terhangat
mikha
(9+12y) (9-12y)
mnggungkn rumus
jika a = 4 dan b = -1
lanjut ke soal nya ya…..
1. 2a+a+2ab
gimana sich………..caranya………..???
gag ngurus matematika ………….
mbulet.com
coz bntar lgi mau mlaksnakan ujiannnnn
please krm ke
fb; myieftha az
smanqath smp 7 ,,,
u yakin smp 7 aqan jadi is the bast ,,,
“i luv mp 7 ”
forever
” i luv guru qu ”
(qaya qu ,,, pdhal aqk budu lha )
bingungggg bangeeetttt ..
q mau tanya nich….gimana sich….cara megerjakan al jabar yang praktis..dan mudah diingat…..
mohon jawabannya…..:)
txs….
doain smoga nilai nya bias gede
from : icank the jack pamulang (the jampank)
mohon di jawab dan berikan caranya